Penapisan Kawasan Konservasi & Koridor

KLHK: Ditjen KSDAE · KLHK

Memeriksa lokasi terhadap kawasan lindung, ekosistem esensial (KEE), dan koridor satwa.

4.2 ha

Habitat terhindarkan

80%

kesiapan alur kerja

1

keluaran akhir terkendali

workspace.akarisPratinjau ilustratif Akaris

Keanekaragaman Hayati & Satwa Dilindungi · KLHK

Penapisan Kawasan Konservasi & Koridor

Cabang Transmisi Papua · Jayapura · Papua

P.106/2018HCV / KEE
  1. Unggah

    Terverifikasi
  2. Overlay

    Perlu tindakan
  3. 3

    Selesaikan

    Dalam antrean
  4. 4

    Terbitkan

    Dalam antrean

Pembanding skenario koridor satwa

KLHK · Geometri

Habitat terhindarkan

4.2 ha

4.2 ha

Geometri proyek
Overlay kawasan konservasi

Sempadan konservasi · lolos

Penapisan ekosistem esensial (KEE)

Lahan basah KEE · dipetakan

Catatan dampak koridor satwa

Titik sempit koridor · 320 m

Penanda kebutuhan buffer & offset

Dampak A 4,8 ha · dampak B 0,6 ha

Pengecualian aktif

Menara T-18 berada di titik sempit koridor dan menghambat Trase A.

Keluaran terkendali

Trase penghindaran terpilih, memo KSDAE, dan register sempadan/offset

Keluaran terkendali: Trase penghindaran terpilih, memo KSDAE, dan register sempadan/offset

Skenario alur Akaris ilustratif. Portal aktif dimulai dengan rekam proyek kosong dan menurunkan status hanya dari pekerjaan tersimpan, bukti tertaut, dan tinjauan.

Penempatan sadar koridor

Bandingkan trase berdasarkan konektivitas ekologis, bukan hanya hektare terdampak.

Akaris menguji setiap trase terhadap kawasan konservasi, KEE, buffer, dan titik sempit koridor satwa sebelum desain mengeras.

01

Di mana alur ini bermasalah

Tapak linier yang sempit dapat menimbulkan kerusakan biodiversitas besar ketika satu menara, jalan, atau penyeberangan memutus pergerakan antarhabitat.

02

Apa yang Akaris lakukan berbeda

Pembanding koridor mengungkap Menara T-18 pada titik sempit 320 meter dan membandingkan dampak Trase A sebesar 4,8 hektare dengan Trase B sebesar 0,6 hektare.

03

Mengapa sektor ini peduli

Proyek dapat memilih rute penghindaran saat perubahan trase masih menjadi pilihan desain, bukan keterlambatan konstruksi akibat tinjauan KSDAE.

Trase mana yang dapat maju ke tinjauan spesialis dengan gangguan koridor paling kecil?

4.2 ha · Habitat terhindarkan
Menara T-18 berada di titik sempit koridor dan menghambat Trase A.

Overlay kawasan konservasi

Sempadan konservasi · lolos

Terverifikasi

Penapisan ekosistem esensial (KEE)

Lahan basah KEE · dipetakan

Terverifikasi

Catatan dampak koridor satwa

Titik sempit koridor · 320 m

Tindakan

Penanda kebutuhan buffer & offset

Dampak A 4,8 ha · dampak B 0,6 ha

Ditinjau

Keanekaragaman Hayati & Satwa Dilindungi · KLHK

Trase mana yang dapat maju ke tinjauan spesialis dengan gangguan koridor paling kecil?

Trase B: mengurangi dampak habitat terpetakan dari 4,8 menjadi 0,6 ha dan menghindari titik sempit T-18.

Serah-terima yang tepat

01

Opsi trase proyek

02

Overlay konservasi dan KEE

03

Keputusan skenario koridor

04

Memo KSDAE dan register buffer

Pihak yang memerlukan jawaban yang sama

Ekolog lanskapAnalis GIS koridorKoordinator tinjauan KSDAE

Apa yang keluar dari Akaris

Trase penghindaran terpilih, memo KSDAE, dan register sempadan/offset

Tanpa Akaris

Jarak ke kawasan lindung dipakai sebagai proksi biodiversitas utama.

Rute alternatif dibandingkan hanya berdasarkan biaya dan panjang.

Temuan koridor tiba setelah posisi menara dikunci.

Dengan Akaris

Konektivitas dan luasan habitat menilai setiap trase secara bersamaan.

Titik sempit dan struktur pengganggu yang tepat terlihat.

Syarat penghindaran, buffer, dan offset mengikuti rute terpilih.

Jalankan ini di Akaris

Mulai Penapisan Kawasan Konservasi & Koridor dengan persyaratan, bukti, tinjauan, dan keluaran akhir yang terhubung dalam satu rekaman proyek.